Shalat Istisqa dan Doa Bersama Digelar Serentak di Kecamatan Kota Bangun Darat, Memohon Segera Diturunkan Hujan
Kota Bangun Darat, Rabu 2 September 2026 – Menghadapi kondisi cuaca yang masih kering, masyarakat Kecamatan Kota Bangun Darat melaksanakan Shalat Istisqa dan doa bersama secara serentak di sepuluh desa, sebagai bentuk ikhtiar untuk memohon ampunan dan pertolongan Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang membawa keberkahan.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Forkopimcam Kota Bangun Darat tersebut dipusatkan di Lapangan Pasar Desa Suka Bumi Pukul 08.00 WITA dan diikuti oleh masyarakat dari enam desa, yaitu Desa Benua Baru, Kedang Ipil, Sedulang, Suka Bumi, Wonosari, dan Sumber Sari.
Sementara itu, masyarakat di Desa Sari Nadi, Kota Bangun I, Kota Bangun II, dan Kota Bangun III turut melaksanakan Shalat Istisqa dan doa bersama di desa masing-masing. Pelaksanaan secara serentak ini diikuti oleh jajaran Polsek, Danramil, seluruh pegawai Pemerintah Kecamatan Kota Bangun Darat, pemerintah desa, serta masyarakat.
Di Desa Suka Bumi, rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Bupati Kutai Kartanegara yang dibacakan oleh Camat Kota Bangun Darat Julkifli, SE.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Shalat Istisqa yang bertindak sebagai imam yakni Ustadz Agus, selaku perwakilan dari KUA Kota Bangun.
Usai salat, jamaah mengikuti khotbah yang disampaikan oleh Ustadz Heri Kiswanto, selaku Ketua MUI Kecamatan Kota Bangun Darat. Dalam khotbahnya, jamaah diajak untuk memperbanyak istighfar, memohon ampun kepada Allah SWT, meningkatkan ketakwaan serta senantiasa melakukan introspeksi diri atas segala kesalahan dan kekhilafan.




Kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama. Dalam suasana penuh kekhusyukan, masyarakat memanjatkan doa agar Allah SWT memberikan ampunan, rahmat dan keberkahan, serta segera menurunkan hujan yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat.
Hujan menjadi harapan penting bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air dan mendukung berbagai aktivitas, termasuk sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di wilayah Kecamatan Kota Bangun Darat.
Pelaksanaan Shalat Istisqa di sepuluh desa tersebut menjadi bagian dari ikhtiar masyarakat bersama pemerintah kecamatan dan pemerintah desa untuk menghadapi kondisi kekeringan. Selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial serta mengajak masyarakat kembali mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dengan penuh harap, masyarakat Kecamatan Kota Bangun Darat memohon agar Allah SWT segera menurunkan hujan yang cukup dan membawa manfaat, serta memberikan keselamatan dan keberkahan bagi seluruh masyarakat.
